Bagaimana jika “pergi” bukan tentang meninggalkan, tetapi tentang akhirnya benar-benar tiba?
Sampai Dahulu Baru Pergi adalah kisah reflektif tentang perjalanan batin manusia tentang luka yang tak pernah benar-benar disembuhkan, mimpi yang sempat terkubur, dan harapan yang diam-diam masih menunggu untuk dipeluk kembali.
Melalui alur yang emosional dan penuh makna, buku ini mengajak pembaca menyelami fase-fase kehidupan: kehilangan, pencarian jati diri, hingga proses berdamai dengan masa lalu. Di dalamnya, kita belajar bahwa sering kali kita terlalu sibuk mengejar tujuan, hingga lupa untuk hadir sepenuhnya dalam hidup kita sendiri.
Ini bukan sekadar cerita tentang perjalanan, tetapi tentang pulang-pulang ke diri sendiri.
Karena pada akhirnya, seseorang tidak benar-benar bisa “pergi” dengan tenang… sebelum ia benar-benar “sampai.”






Reviews
There are no reviews yet.